Kecamatan Kemalang gelar Kirab Metri Bumi Merapi
Kemalang, 02/08/2026 Agenda tahunan yang dilaksankan di lereng Merapi

Camat Kemalang Sumarsih Kuncoro, S.T,. M.Si mengungkapkan kegiatan yang telah dilaksanakan Minggu, 02/08/2026 Kirab Metri Bumi Merapi yang mempunyai makna tradisi budaya tahunan masyarakat di lereng Gunung Merapi (seperti di Kecamatan Kemalang, Klaten) yang menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan atas berkah alam, air, dan kesuburan tanah. Tradisi ini juga menjadi simbol doa bersama untuk keselamatan serta ajakan menjaga keharmonisan lingkungan hidup.
Turut menghadirkan Bupati Klaten beserta jajaran, TNGM, dan Rektor Kampus UGM yang secara bersama-sama meresmikan loket Ekowisata Kalitalang, Balerante.Sebagai Ciri khas di lereng Merapi dengan adanya penyajian tari Baruklinting dengan mempunyai makna Tari Baru Klinting mengandung makna tentang kerendahan hati, kepedulian terhadap sesama, penghormatan kepada alam, serta pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan budaya. Melalui gerak tari yang menggambarkan tokoh naga, perjalanan hidup Baru Klinting, hingga terjadinya bencana akibat kesombongan manusia, tarian ini menyampaikan pesan bahwa kebaikan, empati, dan sikap rendah hati akan membawa keharmonisan dalam kehidupan.
*Semangat 4R (Ruwat, Raket, Rawat, Ragat):
Ruwat: Simbol penyucian diri dan lingkungan dari hal buruk.
Raket: Mempererat rasa persaudaraan dan kerukunan warga.
Rawat: Komitmen bersama dalam melestarikan alam dan lingkungan.
Ragat: Pengorbanan atau daya upaya bersama untuk menyukseskan hajat hidup bersama.
Tidak lupa juga mengadirkan tokoh para seniman se Kecamatan Kemalang, para tokoh agama dan tokoh budaya.
Dengan adanya momen yang bernilai sakral dan begitu tradisi ini, harapannya warga Masyarakat Kemalang tidak lupa mengucap rasa syukur dengan keindahan alam yang di miliki Kemalang, tidak meninggalkan nilai budaya dan tradisi, dan menjaga kelestarian budaya, ungkapny,''
What's Your Reaction?




